Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Forkopimda Batu Bara Bahas Keamanan, Pertanahan, dan Ekonomi

BATU BARA, LintasTotabuan.com – Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., http://M.Si., C.L.A. memimpin Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batu Bara di Ruang Kerja Bupati, Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (1/9/2026).

Rakor ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam menyikapi berbagai persoalan strategis daerah.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Syafrizal, S.E., http://M.AP., Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara, Kajari Batu Bara, Kepala BPN Kabupaten Batu Bara, perwakilan Dandim 0208/Asahan, Kapolres Batu Bara, Danlanal Tanjung Balai Asahan, dan BNN Kabupaten Batu Bara.

Dari jajaran Pemkab Batu Bara turut hadir Pj. Sekda, Asisten I dan Asisten III, Kepala Kesbangpol, Kadis PUPR, Kepala BKAD, Plt. Kadis Perkim LH, dan Kabag Tapem.

Membuka rapat, Bupati Baharuddin menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antar unsur Forkopimda. Ia menyebut keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama.

“Keamanan daerah harus kita jaga bersama. Dibutuhkan langkah antisipatif dan penanganan terkoordinasi agar situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa nyaman,” ujarnya.

Selain isu keamanan, rapat juga membahas persoalan pertanahan. Bupati mendorong penyelesaian dilakukan secara terpadu, objektif, dan sesuai ketentuan hukum dengan mengutamakan kepastian hukum serta kepentingan masyarakat.

Forkopimda juga menyoroti perencanaan di sektor ekspor dan impor. Bupati berharap terbukanya akses pasar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM, pertanian, dan perikanan di Batu Bara.

“Produk unggulan kita harus bisa menembus pasar nasional hingga mancanegara. Untuk itu sinergi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan,” katanya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai langkah mendukung ketahanan energi dan pengembangan energi terbarukan di Kabupaten Batu Bara.

Agenda peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan percepatan pembangunan daerah turut menjadi pembahasan.

Bupati menegaskan, koordinasi antarinstansi adalah kunci dalam menyelesaikan persoalan daerah dan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki.

“Dengan sinergi yang kuat, kita optimis dapat menjaga stabilitas, meningkatkan perekonomian, dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat Batu Bara,” pungkasnya.

Pos terkait