Lantik Pengurus HIMMAH Batu Bara, Al Asari: Jangan Hanya Aktif Organisasi, Jadilah Cahaya Intelektual

BATU BARA, LintasTotabuan.com – Pelantikan Pengurus Cabang (PC) Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kabupaten Batu Bara berlangsung penuh motivasi. Ketua Pengurus Daerah (PD) Al Washliyah Batu Bara, H. Al Asari, S.Ag., S.Pd., M.Si., memberikan nasihat yang menginspirasi para kader baru, Kamis (15/10/2026).

Di hadapan pengurus yang baru dilantik, Al Asari tidak hanya berbicara soal organisasi. Ia membagikan kisah pribadinya saat masih aktif di HIMMAH semasa kuliah. Baginya, HIMMAH adalah sekolah kehidupan yang membentuk karakter, cara berpikir yang matang, dan kedalaman intelektual.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, menjadi kader HIMMAH tidak cukup hanya sekadar aktif rapat dan kegiatan. Lebih dari itu, kader harus punya orientasi sebagai seorang intelektual.

“Orientasi kita adalah berpikir sebagai intelektual. Al Washliyah harus terus melahirkan cahaya-cahaya keilmuan,” tegas Al Asari yang disambut tepuk tangan kader.

Ia ingin identitas mahasiswa Al Washliyah terlihat jelas. Yakni mahasiswa yang rajin belajar, kritis, dalam ilmunya, namun tetap teguh memegang nilai-nilai Islam dan ke-Al Washliyahan.

Tidak hanya soal akademik, Al Asari juga membawa pesan yang kekinian: tentang ekoteologi. Ia mengingatkan generasi muda Al Washliyah agar tidak abai terhadap isu lingkungan.

Menjaga alam, kata dia, adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi. Karena itu, kader HIMMAH harus mampu menghubungkan nilai-nilai agama dengan persoalan nyata hari ini, mulai dari lingkungan, sosial, pendidikan, hingga pembangunan daerah.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Asisten I Pemkab Batu Bara Renol Asmara, S.STP., yang mewakili Bupati, Ketua PW HIMMAH Sumut, Kepala Kantor Kemenag Batu Bara, Kepala Kantor Haji dan Umroh Batu Bara, Ketua KNPI Batu Bara Mukhrizal Arif, S.Pd.I., M.Pd.I., dan seluruh banom Al Washliyah se-Batu Bara.

Di akhir pesannya, Al Asari berharap pengurus baru PC HIMMAH Batu Bara mampu menghidupkan kembali tradisi yang menjadi jati diri mahasiswa: tradisi diskusi, tradisi membaca, tradisi menulis, dan tradisi kajian.

Dengan begitu, HIMMAH tidak hanya besar karena strukturnya, tapi besar karena gagasan dan kontribusinya untuk umat dan untuk kemajuan Kabupaten Batu Bara.

Pos terkait