Camping Pilkada: KPU Boltim Bahas Pentingnya Penerapan Prinsip Ramah Lingkungan dalam Setiap Tahapan Pemilu

Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Awalludin Umbola saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Camping Pilkada pada, Kamis 19 September 2024. (Foto: Rian Moja Mokodompit)

Boltim, Lintastotabuan.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar kegiatan Camping Pilkada dengan tema “Menuju Pilkada Serentak Ramah Lingkungan”, pada Kamis (19/09/2024).

Kegiatan yang diadakan di area wisata Pantai Batu Buaya Desa Iyok Kecamatan Nuangan, yang berlangsung pada tanggal 19-20 September 2024 ini, dihadiri oleh seluruh penyelenggara Pemilu, mulai dari tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan sejumlah Komunitas Pencinta Alam (KPA).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, topik utama yang menjadi pokok pembahasan adalah terkait isu ramah lingkungan dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Tujuannya untuk mendiskusikan cara-cara agar proses Pilkada bisa lebih ramah lingkungan, mulai dari tahapan kampanye hingga pemungutan suara.

Ketua KPU Boltim, Rusmin Mamonto, menjelaskan bahwa Camping Pilkada ini merupakan kegiatan yang diinisiasi KPU untuk memadukan kegiatan diskusi formal dengan suasana yang lebih santai dan dekat dengan alam.

“Kami ingin membahas berbagai aspek Pilkada, khususnya bagaimana mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan dalam setiap tahapannya. Harapannya, penyelenggaraan pemilu di Boltim bisa menjadi contoh pemilu yang tidak hanya demokratis, tetapi juga peduli terhadap lingkungan,” Jelas Rusmin.

Ketua KPU Boltim, Rusmin Mamonto, saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. (Foto: Sudirta Lasabuda)

Dirinya menuturkan, salah satu fokus utama dalam diskusi tersebut adalah bagaimana mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan selama proses tahapan Pemilu sedang berjalan, terutama dimasa kampanye.

Hal ini kata Rusmin, mencakup pengurangan penggunaan bahan kampanye seperti spanduk dan baliho serta botol dan gelas minuman berbahan plastik yang sulit terurai. Selain itu juga mendorong kampanye digital yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Turut diakuinya pula bahwa, KPU Boltim berupaya mengajak masyarakat dan setiap pasangan calon (paslon) untuk menerapkan kampanye yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Kampanye digital dan pertemuan daring bisa menjadi salah satu solusi efektif. Selain mengurangi limbah, hal ini juga dapat menghemat biaya kampanye dan lebih mudah menjangkau masyarakat luas, terutama di era teknologi saat ini,” tambah Rusmin

Terpisah, Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Boltim, Ikal Salehe, menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut, KPU Boltim menggandeng beberapa tokoh pemerhati lingkungan untuk memberikan masukan mengenai dasar-dasar penerapan ramah lingkungan.

“Diharapkan, setiap kegiatan yang dilakukan oleh KPU dan jajaran penyelenggara maupun paslon dapat meminimalisir dampak terhadap lingkungan. Sebagai contoh, penggunaan bahan-bahan plastik di lokasi kegiatan, diupayakan untuk tidak menggunakan sumber daya yang lama terurai,” pungkas Ikal Salehe

Tampak Ketua KPU Boltim, Rusmin Mamonto yang didampingi Kordiv Sosdiklih Parmas dan SDM, Ikal Salehe bersama para Narasumber saat pembukaan kegiatan. (Foto: Sudirta Lasabuda) 

Selain itu, dirinya juga menambahkan, KPU Boltim akan mengupayakan agar bahan-bahan atau sumber daya yang digunakan dalam setiap kegiatan, adalah sumber daya yang mudah terurai atau dapat didaur ulang.

“Kami berkomitmen untuk tidak hanya menjaga integritas Pilkada, tetapi juga melindungi lingkungan sekitar. Hal ini sangat penting untuk masa depan generasi mendatang,” tambah Ikal.

Sementara itu, salah satu Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Awalludin Umbola yang sempat hadir sebagai tamu undangan juga turut memberikan masukan dan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan selama proses Pilkada berlangsung.

Dirinya berpesan kepada seluruh petugas penyelenggara Pemilu, agar dapat memberikan edukasi dan imbauan ke masyarakat untuk ikut mengawasi dan mendukung penggunaan bahan kampanye yang ramah lingkungan serta membantu dalam pengelolaan sampah selama kegiatan kampanye.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting. Mereka tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga bisa membantu memastikan bahwa setiap tahapan Pilkada dilakukan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan,” tutur Mantan Ketua KPU Boltim itu.

Dirinya pun berharap bahwa kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengintegrasikan isu lingkungan ke dalam penyelenggaraan Pilkada.

“Ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar jika dilakukan dengan konsisten. Kami sebagai penyelenggara ingin agar Pemilu serentak khususnya Pilkada Boltim tidak hanya menjadi ajang demokrasi yang bersih, tetapi juga bisa menjadi ajang untuk menjaga bumi kita,” tandasnya.

Musikalisasi puisi bertajuk “Puisi Untuk Demokrasi” yang dibawakan oleh sastrawan Nasional, Jamal Rahman Iroth dan Harlie Mamonto, dalam kegiatan tersebut. (Foto: Sudirta Lasabuda)

Dari hasil pantauan di lapangan, Camping Pilkada “Menuju Pilkada Serentak Ramah Lingkungan” ini turut diisi dengan musikalisasi puisi yang bertajuk “Puisi Untuk Demokrasi” oleh seorang sastrawan Nasional, Jamal Rahman Iroth dan penampilan Band Lokal, BRAGA sebagai pengisi acara.

Disamping itu, tampak hadir pula para pemerhati lingkungan antara lain, Rahmat Hana, Ronny Buol, Marlon Kamagi, Muhammat Isa R, sebagai Narasumber dalam kegiatan tersebut.

Sekedar diketahui, KPU Boltim dan peserta juga telah membuat komitmen bersama untuk menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam setiap tahap pemilu.

Dengan adanya inisiatif tersebut, KPU Boltim berharap Pilkada tahun ini bisa menjadi momentum untuk memulai kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap alam, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam proses pemilu.

Pewarta: Dhyrta | Editor: Redaksi

Pos terkait