BATU BARA, LintasTotabuan.com – Produk UMKM dan hasil pertanian Kabupaten Batu Bara siap menembus pasar internasional. Pemerintah Kabupaten Batu Bara menargetkan kegiatan ekspor dapat direalisasikan pada akhir tahun 2026, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Batu Bara.
Target tersebut mengemuka dalam rapat lanjutan persiapan fasilitas ekspor yang dipimpin Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal di Aula Singapore Land, Kecamatan Sei Balai, Rabu (19/8/2026).
Bupati Baharuddin menegaskan, ekspor ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi produk lokal dan membuka akses pasar yang lebih luas.
“Ini momentum kita. Produk Batu Bara harus bisa bersaing di luar negeri. Syaratnya, kita harus siap dari segi kualitas, kemasan, hingga perizinan,” ujarnya.
Dalam rapat, Bupati dan Wakil Bupati berdiskusi langsung dengan para pelaku ekspor. Sejumlah kendala seperti perizinan, logistik, dan standar mutu turut dibahas untuk dicarikan solusi bersama.
Seluruh instansi terkait menyatakan kesiapan untuk bersinergi mendukung ekspor. Mulai dari Bea Cukai, KSOP Kuala Tanjung, Imigrasi, hingga OPD teknis di lingkungan Pemkab Batu Bara.
Menurut Bupati, keberhasilan ekspor tidak hanya berdampak bagi pelaku usaha.
“Ekspor akan menggerakkan ekonomi masyarakat, meningkatkan pendapatan petani dan pelaku UMKM, serta berkontribusi pada peningkatan PAD Kabupaten Batu Bara,” tegasnya.
Pemkab Batu Bara berkomitmen terus membangun koordinasi dengan instansi vertikal, dunia usaha, dan organisasi seperti HIPMI agar seluruh ekosistem pendukung ekspor siap sebelum akhir tahun.
Rapat dihadiri Pj. Sekda, Asisten II dan III, Kepala Bea Cukai, Kepala KSOP Kelas III Kuala Tanjung, Kepala Kantor Imigrasi Tanjungbalai, Direksi Multimas, Dirut PT Tantra Global Marine, HIPMI, para pelaku ekspor, serta perwakilan Dinas Koperasi UKM, Perhubungan, DPMPTSP, Pertanian, Naker, dan Perikanan.






