Berkomitmen Untuk Lestarikan Kawasan Danau Toba, Menteri Erick Thohir, INALUM Dan Pemkab Toba Lakukan Penanaman Pohon

Sionggang, LintasTotabuan.com – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) bersama dengan Menteri BUMN RI Erick Thohir bersama beberapa BUMN dan Pemkab Toba melaksanakan penanaman pohon di daerah tangkapan air Danau Toba Desa Sionggang Tengah, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Minggu (09/01/22).

Program penanaman pohon ini sejalan dengan komitmen Inalum terhadap aspek lingkungan di Indonesia khususnya Sumatera Utara.

Bacaan Lainnya

Menteri BUMN RI Erick Thohir menyebutkan bahwa penanaman pohon ini merupakan komitmen Indonesia dalam menciptakan ekosistem Danau Toba yang lebih baik dan bersih, sekaligus sebagai langkah Indonesia dalam mengurangi dampak pemanasan global dan pohonnya bisa digunakan untuk kebermanfaatan masyarakat.

“Kita hadir hari ini tidak lain adalah ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian pengembangan sumber daya alam dalam konteks perkebunan. Oleh karena itu seluruh BUMN ini hadir tidak hanya untuk menanam pohon, tetapi juga ingin memastikan pohon tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Kapasitas dari pohon ini adalah untuk menyumbang oksigen dan saya mengapresiasi kepada para BUMN dan Pemkab Toba. Kita juga menargetkan 1,1 juta pohon di seluruh Indonesia, dan 460.000-nya di Toba. Ini adalah simbol negara yang patut diperhitungkan. Ayo kita jaga alam, agar alam bersahabat dengan kita. Karena menjaga alam adalah menjaga mata pencaharian kita juga,” ujar Erick dalam sambutannya .

Direktur Pengembangan Usaha PT Inalum (Persero) Dilo Seno Widagdo menyebut bahwa Inalum sebagai BUMN Holding Industri Pertambangan sekaligus beroperasi sebagai smelter pengolahan aluminium memiliki komitmen terhadap Sustainabilty atau keberlanjutan, termasuk aspek Environtment, Social and Governance (ESG) dalam menjalankan roda bisnis perusahaan.

“Inalum sebagai perusahaan tidak hanya berfokus pada pengoperasian pabrik peleburan aluminium, Inalum juga memiliki misi besar untuk menjadi Pabrik Peleburan Aluminium terpadu yang menguntungkan, aman dan juga ramah lingkungan. Upaya ini kami lakukan untuk menjamin bahwa Danau Toba tetap terjaga keberlangsungannya dan akan terus memberikan manfaat kepada kehidupan masyarakat di sekitarnya. Sedangkan bagi Inalum sendiri, kegiatan ini akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasi perusahaan, dan terus memberikan nilai tambah bagi Indonesia,” ujar Dilo

Kegiatan penghijauan di Desa Sionggang Tengah seluas 4 Ha yang merupakan bagian program Jasa Pengelola SDA (PJPSDA) 250 Ha di Kabupaten Toba. Adapun bibit yang akan ditanam adalah bibit Macademia Nut, Alpukat, Durian, Petai, dan Jengkol. Beberapa BUMN turut andil dalam kegiatan ini seperti Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, PT INHUTANI IV, Perum Jasa Tirta 1, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) 4 Balige, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) 13, sekaligus mengundang Forkopimda Kabupaten Toba yang dihadiri langsung oleh Bupati Toba Poltak Sitorus sebagai bentuk dari nilai AKHLAK yaitu kolaboratif atau sinergitas sesama BUMN dan Pemerintah Kabupaten setempat. Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai bentuk kesadaran BUMN dalam mengatasi lahan krisis yang perlu untuk rehabilitas di Kawasan Danau Toba.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman pohon secara simbolik oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara. Bibit pohon tersebut merupakan donasi dari PTPN yang akan diserahkan kepada 3 orang perwakilan masyarakat yaitu Ganda Simanjuntak (Aliansi Masyarakat Sopo Aman), Marbun (Organisasi Pemuda Batak Bersatu), Kelompok Tani Hutan.

Sejak tahun 2015 – 2021, PT Inalum (Persero) telah melakukan kegiatan konservasi dengan menanam sebanyak 732.265 pohon pada area seluas 1.409,63 Ha di 7 Kabupaten sekitar Danau Toba. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan beberapa pihak antara lain KLHK, Dinas Kehutanan, Pemkab, KPH, DLH,LSM, Kelompok Masyarakat, Kelompok Tani Hutan, TNI, Polri dan Inhutani serta PJT1.

Pada tahun 2022, PT Inalum (Persero) merencanakan penanaman pohon sebanyak 308.148 pohon yang terdiri atas program Konservasi Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba oleh Inalum sendiri 130.000 pohon dengan luas sekitar 260 Ha dan program Jasa Pengelola Sumber Daya Alam bersama PJT1 sebanyak 178.148 pohon dengan luas sekitar 445,37 Ha. Komitmen ini merupakan dukungan penuh Inalum terhadap program pemerintah Indonesia yang menjadikan wilayah Danau Toba sebagai Kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas.

Sebelumnya pada tanggal 8 Januari 2022, Menteri Erick Thohir juga berkunjung ke Gedung Inalum di Kawasan Pabrik Peleburan Aluminium PT Inalum (Persero) di Kabupaten Batu Bara. Dalam kunjungan ke Inalum tersebut, Direktur Utama PT Inalum (Persero) Hendi Prio Santoso didampingi oleh Direktur Operasi & Portofolio Danny Praditya menerangkan smelter Inalum kepada Menteri BUMN sekaligus berkunjung ke stan UMKM Mitra Binaan Inalum yang dikelola secara komprehensif. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kunjungan Menteri BUMN terkait penandatanganan strategis maksimalisasi pelabuhan multipurpose Kuala Tanjung bersama Pelindo, PTPN, dan KAI.(LY)

Pos terkait